Asesmen membaca untuk SD kelas 1–3
Menilai kelancaran membaca satu per satu itu berat. BacaLaras mengubah satu sesi membaca singkat menjadi gambaran yang rapi dan terukur — lengkap dengan langkah berikutnya untuk tiap siswa.
Baca. Didengar. Dipahami.
Lima tahap yang berulang sepanjang tahun. Bukan sekali pakai — makin sering dijalankan, makin jelas perkembangan tiap siswa.
Siswa membaca teks bergambar dengan suara nyaring. Rekaman diubah menjadi dua ukuran yang mudah dipahami: kelancaran (WCPM) dan akurasi membaca.
Yang terlihat: WCPM · Akurasi
Pertanyaan pemahaman menilai apakah siswa menemukan informasi, memahami isi, dan bisa menilai isi bacaan — bukan sekadar menjawab benar atau salah.
Yang terlihat: Menemukan · Memahami · Menilai
Aturan yang transparan menentukan langkah tiap siswa: perlu pendampingan, tetap di level yang sama, atau siap naik ke bacaan berikutnya.
Yang terlihat: Rekomendasi per siswa
Bukan sekadar angka. Guru melihat siapa yang perlu perhatian lebih dulu dan latihan seperti apa yang cocok untuknya.
Yang terlihat: Daftar prioritas
Satu asesmen hanyalah potret sesaat. Dengan mengulang siklus ini sepanjang tahun, guru bisa melihat kemajuan tiap siswa.
Yang terlihat: Grafik perkembangan
Rekomendasi yang mungkin muncul: